Hipnosis dan Dunia Mistis Bagian 8

Hipnosis dan Dunia Mistis Bagian 8

873

Lantas apakah salah orang2 tua kita dulu yg berilmu aneh2,yg katanya dukun tp berkesok ustadz, orang pintar, paranormal dll? Secara teknis tentu tidak, tapi secara hakikat menurut saya jelas salah. Salahnya ya td, dzikir malah buat kanuragan, malah buat pelet,dsb

Kenapa kita tidak menjadikan dzikir kita,puasa kita, dan solat kita hanya sebagai bentuk pengabdian kita kepada Allah semata,bukankah lebih indah..

Lalu timbul pertanyaan dr teman, lantas berarti kita ngga boleh dan ngga bisa dong ilmu2 tadi? Saya bilang..”kata siapa ngga bisa?” Bukankah teori dasar yg saya sebut sebelumnya kl anda jeli bisa jadi pembuka macam2 ilmu?

Contoh,ilmu meraga sukma atau bahasa kerennya astral projection.. Mbah2 kita dl kl mau meraga sukma ya ritual atau lakunya berat..kudu puasa,meditasi,dll dll

Tp itu jaman dulu broo..jaman firaun main gundu.. Coba ditelaah dengan ilmu pengetahuan.. raga sukma itu bukan berarti sukma atau roh kita jalan2 keluar tubuh, tapi itu proyeksi dr otak kita sendiri. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya teknik untuk melakukan astral projection ini di luar sana,salah 1 yg paling simple dgn memakai jurnal mimpi (silahkan googling sendiri).

Lalu persamaannya dengan dengan teknik ortodok mbah2 kita dulu apa? Ya sama2 bisa berhasil dan jalan2 kemana aja..

Sekarang pertanyaannya kl gitu apa yg bisa ditarik? Kenapa dengan teknik berbeda tp hasilnya bisa sama..

Coba ditelaah lg deh..proses raga sukma ataupun ilmu2 lain jaman jebot dulu yg dilakukan dengan semedi,bukankah itu proses penurunan gelombang otak? Dengan kata lain itu proses self hipno?

Jd dgn kata lain,ada jalan yg mudah bukan?tanpa ayat2 Allah yg memang ngga semestinya kita pakai untuk hal2 model beginian..

Kembali ke yg dibilang jin td.. Alam mitsal/imajinasi itu kalau di struktur gambar atom td ada di posisi mana? Dia adanya di neuron, gambar berikut akan menjelaskan..

Dr sini bisa pada lihat ngga, kenapa orang yg katanya diculik jin, terus ketemu lg, semua pada bilang saya di sana cuma 3 hari, tapi pas ketemu di alam sini dia udah hilang sampai bulanan?

Pertanyaannya kok bisa gitu?jelas bisa.. ketika sampai di neuron, gerakan partikel2 itu bukankah lebih lambat,bisa dilihat pada gambar, liat ukuran gelombangnya,bukankah lebih lambat? hz atau hertz itu dlm ilmu fisika merupakan 1 gelombang periodik/bolak balik per detik.. (silahkan dibaca lg buku fisikanya)

Sekarang cb dipikir, ketika gelombang otak melambat,dan masuk ke dimensi neuron..bukankah berarti partikel dan semuanya jg akan berjalan lebih lambat. Kegambar ngga? Kalau saya masuk dimensi neuron alias dimensi “jin” kata orang, berarti 1 hari saya di sana bisa 1 bulan di realita. Bayangkan lagi dengan surat Al Quran yg berarti “Sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitungan kamu”(QS. Al Hajj: 47), (sekarang masuk akal ngga, jd tergambarkan ngga kata dalam Quran itu,benar ngga yg dikatakan Ak Quran, selaras ngga dengan apa yg kita pelajari tadi), kl bingung..

Coba pikir..kira2 dimensi akhirat jauh lebih dalam dan lambat ngga gelombangnya dibanding neuron..sedangkan dimensi al malakut aja ada di atom yg dimensinya lebih lambat..

Bersambung… Lanjut ke Hipnosis dan Dunia Mistis Bagian selanjutnya

SIMILAR ARTICLES